Duduk Dengan Ulama’

Majelis Ilmu Habib Anis
Benar yang di sabdakan Nabi Muhammad SAW :
;Barang siapa duduk dengan seorang yang alim
maka dia telah duduk denganku, siapa yang duduk denganku di dunia akan duduk denganku di akhirat.”. Ucapan
Rasulullah SAW diatas seakan-akan terasa hadirnya Rasulullah SAW di kala beliau menghadiri Majlis Nurul Musthofa.
Diwaktu kehadiran beliau Ra, beliau membahas ucapan kakek beliau Al Habib Ali Bin Muhammad Bin Husein Al Habsyi,
diantaranya : “Beruntunglah orang yang melihat orang-orang sholeh sampai hari kiamat”.
Diantara pembahasan beliau tentang orang sholeh yaitu :
– Agar kita semua mencontoh ahlak-ahlak mereka, Karena dengan ahlak orang tersebut bisa menjadi orang yang sholeh
dan selamat dari jurang api neraka.
– Syukur nikmat, dengan bersyukur dari nikmat Allah SWT salah satu cara manusia mengenal Allah SWT dari yang kecil
maupun yang besar, dari yang susah maupun yang senang, semua itu adalah karunia dari Allah SWT yang patut kita
syukuri.
– Istiqomah, dengan istiqomah kita akan mengetahui dimana kekurangan dan kelebihan kita. Apakah kita tambah jauh
kepada Allah SWT ataukah bertambah dekat dengan Allah SWT.
– Yang terakhir adalah karunia dari Allah SWT. Beliau mengungkapkan bahwasanya Majlis Nurul Musthofa ini adalah
karunia yang besar dari Allah SWT yang harus dijaga oleh setiap mukminin dan mukminat. Karena Majlis ini di
gemuruhkan sholawat di atas kekasih Allah SWT. Maka wajib setiap ahli Majlis mengikuti langkah-langkah Rasulullah
SAW, karena dengan mengikuti Rasulullah SAW hidup akan selamat di dunia dan di akhirat dan bahagia selama-
lamanya.
Nasehat beliau ditutup dengan pembacaan do’a Maulid Simtuddurror dan Talkin Dzikir, ini adalah kenang-
kenangan yang harus kita amalkan dan kita harus pegang, karena Nabi Muhammad SAW bersabda : “Seseorang
bersama orang yang di cintainya.”
Selamat jalan wahai penuntun kebenaran, penerang kegelapan. Semoga kami semua bersama-sama di hari kiamat di
belakang Nabi Muhammad SAW.
Sumber : http://nuryahman.blogspot.com

This entry was posted in Akhlaq and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s